Iklan Atas Artikel

Tips Food Preparation, Belanja Lebih Hemat dan Mudah


Apakah anda seorang ibu rumah tangga? Apakah anda mengalami masalah dalam mengatur uang belanja? Dan apakah anda merasakan uang belanja selalu kurang? Jika iya maka anda senasib dengan ibu-ibu yang lain, he he he. Yaps sepertinya ini bukan waktu yang tepat untuk bercanda. Baiklah jika anda termasuk orang yang mengalami masalah-masalah diatas. Beruntunglah anda bisa baca artikel ini. Ini artikel yang pasti dinantikan oleh setiap ibu rumah tangga.

Menjadi profesi IRT ternyata tidaklah mudah dan butuh strategi untuk mengatur keuangan rumah tangga. Tentu saja segala sesuatu butuh direncanakan agar berjalan efektif dan sesuai tujuan. Termasuk merencanakan kebutuhan dapur yang akan dimasak sehari-hari. Agar efektif dan sebisa mungkin menghemat uang belanja bulanan.

Dalam sebuah artikelnya seorang ibu rumah tangga asal bogor yang bernama Intan Pratiwi berbagi tips yang bagus sekali tentang food preparation atau rencana belanja kebutuhan sehari-hari. Dalam artikel ini dijelaskan secara detail mulai dari menu, anggaran, dan kebutuhan yang diperlukan. Dari segi menu, mencakup : sayur, lauk hewani, lauk nabati, buah, dan cemilan (singkong, ubi, dll). O iya food prep ini berlaku untuk jangka waktu satu pekan saja ya.

Kenapa harus food prep?

Mungkin ada yang bertanya apa manfaat dari food prep ini? Ada beberapa keuntungan dan manfaat yang bisa bunda dapatkan seperti berikut ini :

1. Anti mumet tiap hari.

Bunda hanya perlu pusing 1 hari untuk memikirkan menu selama 1 pekan, buat list belanja yang diperlukan (saja) dan preparetion agar lebih rapih dan mudah. Daftar menu ditempel saja di dapur.

2. Hemat waktu dan biaya.

Jika kita belanja tiap hari ke warung. Anggaplah untuk pake jilbab, jalan ke warung, milih-milih, ngantri, jalan pulang dll kita perlu waktu 1 jam. Ini cukup menyita waktu harian. Apalagi kalo dari rumah belum tau mau masak apa. Dengan prinsip "gimana tar yang ada nya di warung aja." bagiku ini kurang efektif. Kadang kalo kesiangan dikit aja sayuran sudah habis, bingung kuadrat. Atau kesiangan dikit udah males melanda buat ke warung. Lalu juga lebih hemat biaya karena belanja sekaligus. Dan aku belanja kepasar biar sekaligus. Sudah bawa list belanja dan perkiraan dana yang diperlukan. Jadi ga perlu bawa banyak uang (emang punya uang banyak...?), takut kalap. Dengan foodprep ini kamu bisa hemat 50% dari biasanya. Dulu pas aku belanja harian. Uang 50.000 rasanya kurang aja. Cuma dapet sayur asem, cumi, buah dan beberapa bumbu. Kalo seminggu berarti 350.000. Nah dengan foodprep ini, kamu bisa cukup dengan 150-200 ribu per pekan. Sisa uang belanja bisa untuk menabung atau darurat lainnya. Baca juga : 4 Tips Mengelola Keuangan agar Cukup dan Berkah

3. Masak jadi lebih asik.

Ya donk.. Bayangkan kulkas jadi lebih rapih. bangun tidur, buka mata, buka kulkas semua sudah tersedia dan siap olah. Udah ga perlu mikir, tinggal action aja. Yakin dan aku sudah buktikan, masak jadi lebih asik dan tidak melelahkan. Kalo kita harus ke warung dulu, duh...mood nya udah kempes. Belum lagi cepak abis ngantri.

Tips Food Preparation

Apa saja tips untuk membuat food preparation? Simak penjelasannya dibawah ini:

1. Planning.

Emak ketche kan planner handal. Maka di planning menu apa yang akan dimasak selama sepekan. Bisa tanya suami atau anak, tentang masakan apa yang ingin dimakan pekan ini. Atau googling sebagai referensi menunya.

2. Buat daftar belanja.

Daftar belanja dibuat berdasarkan menu tentunya. Lalu sebelumnya di cek ulang, di dapur bahan apa saja yang masih ada, jadi tidak over belanja. Jangan ngawang-ngawang yang Bunda. Nanti suka buyar dan berceceran. Baiknya bener-benar dicatat. Agar tidak ada yang tertinggal suatu apapun.

3. Cari tempat belanja yang murah dengan kualitas bagus.

Untuk mendapatkan kualitas sayur yang bagus dan harga miring bisa belanja ke pasar, atau jika tidak memungkinkan ya ke warung yang harganya cukup terjangkau.

4. Belanja hanya sesuai kebutuhan saja

Pastikan belanja sesuai dengan kebutuhan yang telah dicatat dalam daftar belanjaan. Jangan melebihi anggaran bahkan kalau bisa dibawah dari budget atau minimalnya pas sesuai catatan.

5. Bahan makanan disimpan dengan prosedur yang sudah ada.

Maksudnya jangan sampai semua belanjaan yang sudah dibeli sekantong kreseknya dimasukin aja ke kulkas. Blebekin aja. Tapi disimpan dengan prosedur sesuai dengan jenis bahannya. Sayuran, lauk, bumbu, buah dll ada banyak web yang membahas prosedur penyimpanan. Hal ini agar yang sudah kita belanjakan awet maksimal. Tidak cepat busuk yang berakhir di tong sampah. Dengan ilmu penyimpanan kita tidak akan membuang bahan makanan.

6. Rapihkan bahan makanan dengan container. 

Saat pengemasan simpan sayur dan bahan makanan dalam box atau container. Hal ini bertujuan agar sayuran rapih. Kita juga mudah mengambilnya. Lebih aman dan kedap udara. Baca juga : Tips Menyimpan Sayuran Agar Tetap Segar

7. Bersihkan kulkas sebelum digunakan

Ada baiknya kulkas dibersihkan terlebih dahulu sebelum container bahan makanan di masukkan. Jadi ada jadwal 1 pekan sekali untuk membersihkan kulkas ya.

8. Masak dan benar-benar aplikasikan menu yang sudah direncanakan.
 

Masalah teknis memasak, waktu dan resep bisa disesuaikan dengan aktifitas masing-masing. Tapi sebisa mungkin tetap mencari trik agar masak bisa lebih efektif. Misal saya masak sekaligus pagi. Sebelum anak-anak bangun. Usahakan jam 07.00 itu sudah selesai semua, masak pagi-sore. Kalau masakan nantinya perlu dihangatkan tinggal dihangatkan. Karena ketika anak-anak sudah bangun, aku tidak mau lagi sibuk di dapur. Paling mengerjakan pekerjaan rumah yang bisa disambi. Seperti nyici baju, jemur, nyapu dll. Selain itu, aku mempertimbangkan alat-alat masak yang harus dicuci. Kalo aku harus masak pagi, siang, sore. Maka semakin sering juga ritual nyupir alias nyuci piring. Jadi sekalian masak saja. Lalu sekali nyuci perabotan.

Semoga tips ini bermanfaat dan menginspirasi para bunda semua ya. Selamat mencoba tipsnya dan happy cocking.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel