Iklan Atas Artikel

Mengenal Sistem Peredaran Darah Manusia

Mengenal sistem peredaran darah dalam tubuh manusia

Merujuk pada sebuah hadits Nabi yang berbunyi "Sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal darah, jika ia baik maka baik pula seluruh tubuh, dan jika ia rusak maka rusak pula seluruh tubuh, dialah hati (al-qalbu)." Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari.

Para ahli hadis menyepakati, bahwa yang dimaksud qolbun dalam ayat ini adalah organ jantung. Sedemikian pentingnya jantung bagi seluruh tubuh, sehingga kesehatan jantung menentukan kesehatan seluruh tubuh manusia.

Mengenal Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah (sistem kardiovaskular) adalah suatu sistem yang bertugas mengantarkan zat-zat kehidupan ke setiap sel tubuh. sambil mengangkut sampah-sampah sel tersebut untuk dibuang keluar tubuh.

Sistem ini juga bertugas mengangkut zat tertentu dari sel yang menghasilkan kepada sel lain yang membutuhkan, serta menyediakan “serdadu" untuk memerangi setiap musuh yang berhasil masuk kedalam tubuh.

Kegiatan pelayanan darah ini berlangsung selama 24 jam sehari, melayani sekitar lebih dari 100 triliun sel “pelanggan" tubuh atau sama dengan 15.000 kali penduduk bumi. Rute perjalanan pelayanan ini sepanjang hampir 50.000 km, atau sama dengan satu kali keliling bumi.

Organ yang Terlibat dalam Sistem Peredaran Darah

A. Jantung

Jantung merupakan organ yang bekerja sejak seorang manusia masih berbentuk janin dua bulan dalam kandungan. Berhentinya kerja jantung, maka berhenti pula kehidupan seseorang.

Jantung dalam 24 jam bekerja berdenyut lebih dari 10.000 kali, termasuk saat sedang tidur. Jika seseorang berusia 45 tahun ini sama dengan jantung telah berdenyut selama 2 Milyar kali. Kecepatan jantung berdenyut ditentukan oleh umur, jenis kelamin, pergerakan tubuh, dan keadaan fikiran. Namun rata-rata dalam keadaan normal, jantung seorang dewasa berdenyut 72 kali setiap menit.

Meski berat jantung hanya 1/200 (0,5%) berat tubuh, sekitar 250-430 gram, tetapi memerlukan 5% darah yang mengalir ke seluruh tubuh, dan memerlukan zat makanan 10x lipat dari pada lain. Juga menyerap 80% dari seluruh oksigen yang mengalirinya, sementara organ lain hanya menyerap 30% oksigen.

Kekuatan otot jantung hanya dapat ditandingi oleh otot rahim seorang ibu yang akan melahirkan. Berbedanya adalah jika jantung digunakan bekerja seumur hidup.

Normalnya, jantung berdenyut selama 0,3 detik lalu beristirahat selama 0,5 detik. Diperkirakan jika bekerja 70 tahun, maka jantung beristirahat selama 40 tahun.

Jantung terdiri atas dua bagian, terdapat dua pompa di setiap bagian ini. Pompa kiri lebih kuat dibandingkan pompa kanan sebab menggerakkan darah kaya oksigen ke seluruh bagian tubuh (peredaran darah panjang). Sementara pompa kanan lebih lemah. sebab memompa darah kaya oksigen hanya ke paru-paru (peredaran darah pendek)

Masing-masing bagian jantung ini dibagi lagi atas dua bagian lain. Darah di antara keduanya melewati bagian lain melalui katup (klep) jantung. Pompa ini bekerja tak kenal henti dengan sejumlah besar energi, sehingga darah bisa beredar di tubuh kita 1000 kali sehari.

Seperti halnya mesin, jantung yang terus bekerja sepanjang waktu, juga memerlukan perawatan. Jantung melakukan perawatan sendiri dengan cara "melumasi dengan oli" dirinya sendiri.

Permukaan luar jantung tertutup oleh sebuah kantung yang terdiri atas dua selaput. Diantara kedua selaput ini ada cairan licin. Cairan ini berperan seperti oli motor dan mendukung kerja jantung yang lebih mudah. Bentuk perlindungan sendiri dalam jantung ini sekali lagi menunjukkan betapa sempurna dan lengkapnya daya seni Allah dalam penciptaan.

B. Darah

Darah adalah cairan tubuh yang sangat kompleks yang dibentuk oleh sel darah merah, sel darah putih, keping darah, serta cairan darah (plasma darah). Setiap bagian dari darah memiliki fungsi-fungsi yang sangat bagi keberlangsungan tubuh.

Jumlah air di dalam darah mempengaruhi tingkat kekentalan darah. Dan hal ini akan mempengaruhi volume dan tekanannya. Tubuh akan menyerap semua air yang masuk baik melalui makanan dan minuman. Setelah semua kebutuhan tubuh terpenuhi, baru tubuh dapat membuang sisa air melalui air seni dan keringat.

Sel Darah Merah (Eritrosit) 

Sel darah merah merupakan jenis sel darah terbanyak. sekitar 99% dari keseluruhan darah. Dalam 1 mm kubik darah normal, terdapat sekitar 5 juta sel darah merah.

Sel darah merah mengandung hemoglobin sehingga jika seseorang kekurangan akan mengalami anemia. Selain itu. sel darah merah lah yang memiliki peran dalam menentukan golongan darah seseorang.

Sel darah merah juga mengandung oksigen sehingga selama hidupnya yaitu 120 hari, sebuah sel darah telah mengelilingi tubuh sebanyak 75.000 kali untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Sel Darah Putih (Leukosit) 

Sel darah putih hidup hanya 12-13 hari. Dalam keadaan normal, dalam 1 mm kubik liter hanya terdapat 7.000 sel darah putih. Namun dapat meningkat hingga 100.000 sel dalam keadaan terdapat masalah pada tubuh, seperti peradangan. Maka peran utama dari sel darah putih ini adalah melawan dan membunuh kuman dan mahluk asing lainnya seperti bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Cairan Darah (Plasma Darah) 

Di dalam plasma darah larut zat yang penting dalam keberlangsungan hidup sel-sel tubuh seperti vitamin, mineral, enzim, hormon, lemak, dan air. Beberapa peran penting cairan darah adalah:

  1. Mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh plasma darah 
  2. Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah, karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal 
  3. Mengedarkan hormon yang diproduksi oleh kelenjal endoknn 

Keping darah (Trombosit) 

Keping darah bertahan hidup hanya 8-10 hari dan berjumlah sekitar 250.000 sel per millimeter kubik dalam darah normal. Darah ini berperan sangat penting dalam proses penghentian pendarahan luka.

C. Pembuluh Darah 

Pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh disebut arteri. Semakin jauh pembuluh darah ini dari jantung, garis tengah, ketebalan dinding serta tekanan darah di dalamnya semakin berkurang. Darah yang melewati arteri mengandung banyak oksigen.

Pembuluh darah dari seluruh tubuh menuju ke jantung disebut vena. Pembuluh darah balik ini semakin mendekati jantung semakin membesar. Dimulai dari pembuluh darah kapiler (yang terkecil) sampai terbesar yaitu vena kava yang langsung menuangkan isinya ke jantung. darah yang melalui vena mengandung banyak karbondioksida.

Pembuluh darah kapiler berdinding sangat tipis dan berdiameter sangat kecil, yaitu 1/100 milimeter, sehingga selsel darah harus berbaris satu per satu melewati pembuluh darah kecil ini.

Orang dewasa diperkirakan memiliki 10 miliar pembuiuh kapiler yang seluruhnya membentuk permukaan sebesar 500-700 meter persegi. lni berarti setiap millimeter persegi terdapat 2000 pembuluh kapiler.

Selanjutnya baca : Kenali Gejala, Penyebab dan Pencegahan Kelaianan pada Organ Jantung

Itulah sistem peredaran darah manusia yang memiliki peran besar dalam menjaga keberlangsungan hidup manusia. Sungguh tidak ada yang mampu menciptakan sebuah kesempurnaan seperti ini kecuali Dialah Alloh dzat yang maha sempurna. Semoga kita termasuk hamba-Nya yang bersyukur. Dan senantiasa dikaruniai kesehatan lahir dan bathin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel