Iklan Atas Artikel

Membantu Proses Persalinan Lebih Cepat Metode Waterbirth Cukup 2 Jam Bukaan Sepuluh


Mungkin ada yang belum tahu apa itu water birth. Baik sebelum menjelaskan tentang water birth lebih lanjut ada baiknya baca artikel sebelumnya tentang Cara Persalinan Alami Tanpa Rasa Sakit

Apa itu water birth? Water birth adalah cara Melahirkan dalam air hangat pada prinsipnya sama dengan persalinan normal di atas tempat tidur. Perbedaannya hanya pada media yang digunakan. Kolam plastik berisi air hangat digunakan untuk berendam sang calon ibu. Konon, Cara ini telah lama dipraktikkan di negara-negara Eropa, Amerika, dan beberapa negara Asia.

Di Indonesia sendiri, cara ini diperkenalkan sejak tahun 2006 di sebuah rumah bersalin di Jakarta.

Dr. Tamtam Otamar Samsudin, Sp.OG dokter yang pertama kali menolong persalinan dalam air menjelaskan bahwa berkurangnya rasa sakit dan rasa nyamanlah yang membuat banyak wanita meminati jenis persalinan yang tergolong baru ini. Rata-rata pasien yang menjalaninya adalah wanita-wanita muda berumur 20-30 tahun. Biasanya mereka melahirkan anak pertama atau kedua. Alasan memilih cara ini pada umumnya karena wanita takut mengalami rasa sakit yang hebat saat bersalin.

Terjadinya rasa sakit yang hebat disebabkan oleh ketakutan yang memicu tegangnya otot polos di dalam tubuh, sehingga membuat pembuluh darah menyempit dan membuat pasokan oksigen menjadi berkurang, mulut rahim menjadi kaku dan impuls rasa sakit di rahim bertambah.

Berkurangnya rasa sakit terjadi karena adanya relaksasi otot-otot tubuh, saat calon ibu berendam didalam air hangat. Bibir vagina menjadi lebih elastis dan rileks sehingga robekan/pengguntingan bibir vagina dapat dihindari. Saat rileks, tubuh memproduksi hormon endorphin yang berguna untuk menghambat rasa sakit. Rasa sakit ketika melahirkan pun berkurang hingga 40-70%.

Lebih lanjut, dokter yang telah berhasil membantu 68 persalinan dalam air ini menjelaskan teknik waterbirth secara rinci. Awalnya, calon ibu masuk ke dalam kolam plastik berisi air hangat dengan suhu 36-37°C. Saat calon ibu masuk ke kolam tersebut, mulut rahim harus sudah dalam kondisi pembukaan enam. Air haruslah higienis untuk mencegah penularan kuman lewat media air. Volume air yang diperlukan setinggi dada calon ibu.

Sifat air yang memiliki daya apung, secara tidak langsung mengurangi berat badan sehingga calon ibu bisa bergerak dengan mudah dan bebas. Air juga memiliki sifat relaksasi atau menenangkan sifat ini sangat baik bagi bumil saat persalinan. Hal ini sangat penting, mengapa? Karena jika secara fisik merasa rileks maka mental juga akan ikut rileks sehingga sangat bagus untuk membantu konsentrasi saat mengejan.

Kelebihan lainnya dari persalinan dengan teknik waterbirth adalah mempercepat proses persalinan dibandingkan cara konvensional diatas tempat tidur. Sebagai perbandingan jika persalinan dengan metode konvensional membutuhkan waktu sekitar 8 jam sementara dengan metode waterbirth hanya butuh waktu kurang lebih dua jam saja.

Manfaat lainnya, bayi yang dilahirkan lewat proses waterbirth memiliki tingkat stres dan trauma yang lebih rendah. Hal ini disebabkan karena saat sang ibu berendam didalam air hangat menjadikan panggul menjadi lebih rileks sehingga pembukaan dan jalan keluar bayi lebih lebar, sehingga kepala bayi dapat keluar dengan lebih mudah. Selain itu suhu air hangat yang digunakan untuk berendam hampir sama dengan suhu air ketuban membuat proses adaptasi yang halus sehingga meminimalisir tingkat setres pada bayi.

Perlu diperhatikan, risiko air kolam tertelan oleh bayi cukup besar. Apabila terjadi temperature shock saat bayi meluncur di dalam kolam, bayi akan terangsang untuk bernafas dan dapat menelan air. Bila proses persalinan lama, hati-hati terhadap bahaya hipotermia (suhu tubuh terlalu rendah) pada wanita. Oleh karena itu, perlu tim yang terdiri dari dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dokter spesialis anak, bidan, yang mampu bekerja sama demi keselamatan ibu dan bayi.

Dengan berbagai manfaat dari teknik melahirkan yang tergolong baru di Indonesia ini, banyak wanita yang berminat menjalaninya. Namun demikian, tidak semua wanita bisa menjalani proses kelahiran dalam air. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu :
  • Tidak memiliki penyakit infeksi seperti hepatitis, herpes, HlV/AIDS sebab dikhawatirkan kuman mengontaminasi air dalam kolam.
  • Tidak memiliki penyakit darah tinggi selama kehamilan/preeklampsia.
  • Tidak mengalami pendarahan atau riwayat pendarahan pada persalinan sebelumnya.
  • Tidak memiliki kelainan jantung dan kencing manis yang perlu penanganan khusus.
  • Tidak mengandung janin kembar.
  • Letak bayi tidak sungsang atau melintang.
  • Tidak ada lilitan tali pusat yang membahayakan bayi.
Bila tertarik, ibu bisa menanyakan ke beberapa rumah sakit besar di kota tempat tinggal ibu. Dana yang harus dipersiapkan untuk melakukan metode ini lebih banyak daripada beaya persalinan normal biasa. Sebagai ilustrasi di sebuah rumah sakit di Jakarta selatan menawarkan persalinan dengan metode waterbirth dengan biaya kisaran Rp. 8.000.000 - Rp. 13.000.000

Bagaimana bunda apakah siap menggunakan metode ini untuk membantu proses persalinan? Jika iya, persiapkan dari sekarang, terutama biaya yang dibutuhkan terbilang tidak sedikit. Dan masing-masing penyedia jasa ini juga berbeda-beda tarif yang ditetapkan.

Demikian penjelasan tentang teknin persalinan dengan waterbirth yang bisa kami sampaikan. Semoga penjelasan pada artikel ini bermanfaat bagi anda yang saat ini sedang mencari informasi seputar water birth.

Referensi: Buku Panduan Terlengkap Kehamilan bagi Muslimah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel