Iklan Atas Artikel

Yuuk Membuat Hiasan Dinding Dengan Kain Flannel



Nyongmart.com- Pada kesempatan ini kami agar berbagi tips sederhana membuat hiasan dinding dengan kain flanel. Yuuk langsung saja simak langkah-langkah pembuatannya dibawah ini

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:
  • Kain felt (kain flannel). Kain felt atau flannel cukup mudah diperoleh di toko yang menjual pernak pernik peralatan menjahit atau toko bahan keterampilan.
  • Benang sulam. Digunakan untuk menjahit dan menghias kain felt.
  • Benang jahit hitam. Digunakan untuk menjahit manik-manik agar terpasang kuat.
  • Gunting
  • Jarum jahit. Gunakan jarum jahit yang berukuran sedang.
  • Bahan pengisi. Untuk bahan pengisi, kita dapat menggunakan dakron, kapas dan kain perca. Pada kreasi tertentu kita dapat menggunakan busa yang tipis.
  • Tongkat pengisi. Kita dapat menggunakan sumpit yang terbuat dari plastik atau melamin. Fungsinya untuk membantu saat pengisian bahan dalam kreasi boneka.
  • Manik-manik. Digunakan sebagai mata boneka.
  • Aneka bahan pelengkap. Bahan pelengkap yang dipakai adalah payet untuk bintang, resleting, kancing, tali berwarna, jepit rambut, karet rambut, pin/bros.
  • Pensil warna atau crayon
  • Lem (perekat). Ada dua jenis lem yang dapat digunakan. yaitu lem serbaguna (all purpose adhesive) dan lem PVAc (lem kayu). Lem serbaguna biasa dikemas dalam tube. Penampakannya bening dan cair. Lem ini bersifat cepat kering. Sedangkan, lem PVAc biasa dikemas dalam botol atau kantung plastik. Lem ini kental dan berwarna putih. Lem PVAc membutuhkan waktu pengeringan lebih lama. Namun bila telah kering, daya rekatnya cukup kuat.
  • Pistol lem (glue gun). Gunakan glue gun yang sudah dipasangi melty stick (batangan lem). Daya rakat lem ini sangat kuat. Alat ini digunakan untuk membuat kreasi aksesoris. misalnya untuk menempelkan jepit rambut atau pin.
  • Pulpen dan pensil
  • Kertas karton. Digunakan untuk membuat pola.

Langkah Pembuatan Kreasi Kain Flanel

Masuk tahap berikutnya adalah langkah pembuatan hiasan kain flannel. 

Menyiapkan Kain Felt Sesuai Bentuk Pola 

Kain felt digunting sesuai pola lalu rapikan. Hasil guntingan yang rapi akan memudahkan proses menjahit dan menempel kain felt. Ada yang perlu diperhatikan ketika membuat pola rambut yang berjumlah 2 lembar. Buatlah contoh gambar rambut. Rambut terdiri atas rambut bagian depan, bagian tengahnya digunting untuk menyelipkan bentuk wajah.

Menempelkan Kain Felt 

untuk menempel dua lembar kain felt dengan ukuran yang sama, sebaiknya gunakan lem PVAc yang harganya lebih terjangkau karena dibutuhkan lem dalam jumlah cukup banyak. Namun saat menyatukan bagian-bagian badan boneka, sebaiknya gunakan lem serbaguna yang cepat kering. Sedangkan untuk menempelkan jepit rambut, peniti, pin atau karet rambut, gunakan glue gun karena daya rekat lemnya sangat kuat.

Menjahit Kain Felt

Berikut ini adalah macam-macarn tusuk jahit dan tusuk hias yang digunakan untuk membuat aneka kreasi:

Tusuk Feston

Tusuk feston biasa dipakai untuk menjahit kain felt karena hasil jahitannya yang kuat dan dapat dikerjakan dengan cukup cepat. Selain digunakan untuk menggabungkan dua lembar kain felt. tusuk feston juga dapat digunakan untuk merapikan pinggiran kain felt.

Tusuk feston cukup dibuat dengan menggunakan sehelai benang sulam yang kuat dan baik mutunya.

Tusuk Rol

Bentuk tusuk rol sangat sederhana dan cocok untuk menjahit kain felt. Tusuk rol digunakan untuk menggabungkan dua lembar kain felt. Bila dikerjakan secara hati-hati, tusuk ini dapat menghasilkan kreasi yang Iebih rapi dan lebih halus jahitannya dibandingkan dengan tusuk feston.

Tusuk rol juga cukup dibuat dengan menggunakan sehelai benang sulam yang kuat dan baik mutunya.

Tusuk Tikam Jejak

Tusuk tikam jejak berfungsi sebagai tusuk jahit dan hias. Sebagai tusuk hias, tusuk ini digunakan untuk membuat mulut boneka.

Tusuk Pipih

Tusuk pipih merupakan salah satu tusuk hias. Tusuk Ini dapat digunakan untuk membuat bentuk hidung boneka.

Tusuk Jeruji

Bila dilihat sekilas, bentuk tusuk jeruji tampak seperti tusuk rol. Namun, tusuk ini merupakan tusuk untuk permukaan kain. Tusuk ini dapat digunakan tegak, miring, atau melingkar. 

Memasukkan Bahan Isi 

Dakron merupakan bahan yang paling cocok sebagai bahan pengisi boneka. Namun kita juga dapat menggunakan kapas atau perca kain felt yang dipotong kecii-kecil.

Gunakan tongkat kecil panjang untuk mendorong masuknya bahan isi. terutama pada bagian/celah yang sempit.

Membuat Lubang Kancing 

Untuk membuat kreasi yang memakai kancing, kita perlu membuat lubang kancing. Caranya, gunting sedikit kain lebih pendek dari diameter kancing. Kemudian jahit sekeliling lubang kancing juga dijahit dengan tusuk feston agar iebih padat dan kuat.

Baca selanjutnya... 7 Aneka Hiasan Kain Flanel yang Bisa Anda Coba

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel