Iklan Atas Artikel

Tips Memilih Telur yang Baik dan Cara Menyimpannya


Seperti apa telur segar itu? Sederhananya, Telur yang baru dikeluarkan oleh induk ayam itulah merupakan telur yang segar. Telur yang masih baru, kuning telurnya masih padat dan rapat dan terletak di tengah-tengah putih telur yang tebal.

Dilihat dari segi kandungan nutrisi, telur baru dan lama tidak ada perbedaan, kecuali rasa dan penampilannya saja, dimana telur lama kelihatan tidak menarik lagi. Perbedaan penampilan ini dapat dilihat saat telur digoreng masakan telur mata sapi:
  • telur yang masih baru, kuning telur berada pada puncak tengah putih telur yang tebal dengan garis tengah sangat pendek,
  • telur yang telah berumur seminggu kuning telur sudah menipis dan melebar pada tengah-tengah putih telur yang juga sudah menipis dengan garis tengah lebih panjang,
  • telur yang telah berumur 3 minggu kuning dan putih telur telah sama-sama sangat melebar dan tipis.

Selama disimpan banyak yang terjadi pada telur. Zat asam arang yang menyebabkan putih telur tetap menggumpal tebal sedikit demi sedikit menguap lewat pori-pori kulit telur. Dengan hilangnya zat asam arang (Co2) ini hilang pula cita rasa telur. Di samping itu, telur juga melepaskan uap air dan mengisap udara luar lewat pori-pori kulitnya. Udara yang terisap masuk ke dalam ruang udara pada bagian ujung yang tumpul dan menyebabkan ruang udara makin lama makin bertambah luas seiring dengan umur telur.

Bagian dalam telur dapat dilihat dengan lampu teropong telur (lampu candling). Pada telur yang masih baru terlihat ruang udara masih sempit dengan garis tengah +- 1, 1/ 2 cm. Juga kuning telur terlihat gelap, karena terhalang oleh tebalnya putih telur yang mengelilingi. Makin tua umur telur makin besar ruang udara dan makin terang kuning telurnya dan makin terang pula seluruh isi telur.

Cara memilih telur

(1) Pilih telur yang utuh, bersih, berat sesuai dengan besar, tidak kocok, bentuk bulat lonjong. Telur diliputi oleh selaput kutikula yang berfungsi mencegah masuknya bakteri dan terjadinya penguapan. Telur yang telah dicuci akan kehilangan pelindung kulit, sehingga telur tidak tahan lama disimpan. Telur yang masih baru belum kehilangan uap airnya, sehingga berat telur masih utuh dan akan terasa lebih berat dibandingkan telur yang sama besar tetapi sudah lama.

(2) Pilih telur yang berukuran kecil atau sedang saja, karena telur yang berukuran besar biasanya dihasilkan oleh induk yang sudah tua. Telur yang seperti itu kurang mempunyai zat pelindung kulit, sehingga telur mudah menguapkan air dan akan menyebabkan telur tidak tahan disimpan lama.

(3) Bentuk telur yang bulat lonjong menandakan letak kuning telur tersusun rapi dan terlindung di dalam putih telur dengan baik.

Di dalam telur terdapat sesuatu seperti benang yang berwarna gelap, yang bernama kalaza. Fungsinya adalah mengikat kuning telur pada tempatnya. Kadang-kadang ditemukan setitik darah di dalam kuning telur. Hal itu bukan merupakan cacat pada telur, Titik darah adalah normal dan menandakan bahwa telur masih baru. Jika dirasa mengganggu, cukup masukkan titik darah itu ke dalam kuning telur, maka ia akan larut di dalamnya.

Cara menyimpan telur

(1) Jika meletakkan telur, letakkan bagian ujung yang tumpul di sebelah atas, agar kalaza tetap menjaga kuning telur di tempatnya dan jauh dari ruang udara, karena pada ruang udara terdapat mikroorganisme perusak telur.

(2) Simpan telur di dalam lemari es sesudah telur dimasukkan ke kantong plastik dan tutup rapat, agar telur tidak kehilangan cairan dan terlindung dari masuknya aroma lain.

(3) Jangan meletakkan telur terbuka pada tempat telur di dalam lemari es, karena tempat itu masih terlalu panas dan tidak terlindung. Setelah 5 minggu dalam lemari es, telur akan mulai kehilangan sebagian cita rasa dan tekstur aslinya. Jika telur seperti itu dibuat masakan telur mata sapi, maka kuning dan putihnya akan melebar dan rasanya menjadi kenyal dan lebih keras.

Telur yang berumur kurang dari 1 minggu masih menarik untuk disajikan dan masih lezat rasanya. Telur yang berumur lebih dari 1 minggu bila direbus, kulitnya mudah dilepas, karena putih telurnya telah mengkerut. Telur yang umurnya telah lebih dari 2 minggu hanya baik untuk membuat kue.

Cara membekukan telur Telur yang akan dibekukan pilih yang baru, utuh, dan bersih.

Setelah kulitnya dibuang, telur dimasukkan ke dalam wadah dan diaduk perlahan-lahan sampai merata. Hindari terbentuknya buih, karena dengan adanya buih, telur akan mengering di dalam freezer.

Sisakan 1, 1/ 2 cm dari tutup. Dalam freezer pada suhu -17,8°C telur tahan sampai 9 bulan lamanya. Jangan membekukan kembah telur yang telah dithaw. Telur yang masih utuh jika disimpan di dalam freezer akan pecah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel