Iklan Atas Artikel

Sehat dan Sakit dalam Pandangan Konsep Kedokteran Islam


Berbeda dengan konsep kesehatan konvensional, kedokteran islam memandang sakit dan sehat dari sisi yang berbeda. Hakikat manusia yang memiliki fitrah adalah anugerah yang besar.

Allah dan Rasullullah melalui ayat-ayat dan hadist memberi perhatian terhadap kesehatan manusia. Bahkan Rasulullah menganggap kesehatan merupakan salah satu nikmat terbesar Setelah keselamatan yang harus diterima dan disyukuri.

Sehat merupakan suatu kondisi dimana terjadi keseimbangan dalam diri seseorang. Baik dari segi berbagai aspek yang membentuk manusia: aspek spiritual, emosi, mental dan fisik. Juga keseimbangan yang terjadi di dalam fisik seseorang itu sendiri. Keseimbangan ini terjadi apabila kita mengikuti ilmu (ketentuan) Allah SWT sebagaimana yang Rasulullah SAW contohkan. Inilah yang dinamakan dengan harmoni.

Artikel terkait: 5 Titik Bekam yang Efektif Bersihkan Toksid dalam Darah

Sakit selain karena ketentuan Allah. juga akibat dari campur tangan manusia yang bertentangan dengan keharmonian yang ada. Dan apabila terjadi perubahan dan ketidakseimbangan, maka akan menjadikan semuanya turut berubah.

Penyakit bukan bersumber dari kuman, virus atau patogen lain, melainkan penyakit berumber dari kelemahan sistem imunitas (kekuatan fitrah). Dimana sistem imunitas tubuh ini terdiri dari aspek spiritual, mental, emosi, dan fisik. Apabila sistem ini lemah atau terganggu. maka mulailah hal-hal yang menjadi sumber penyakit mempengaruhi kesehatan seseorang.

Dalam pandangan Kedokteran islam, sumber penyakit disebabkan oleh 4 (empat) hal, yaitu:

a. Toksin (racun) yang tertimbun dalam tubuh

Penumpukan racun di dalam tubuh manusia berada pada setiap organ. Dalam jangka waktu yang lama racun tersebut akan melemahkan organ sehingga organ tidak dapat berfungsi sebagaimana Allah SWT ciptakan dan tugaskan. Kondisi ini tubuh mengalami berbagai penyakit degeneratif (penyakit yang sulit disembuhkan). Penumpukan racun pada tubuh ini disebut dengan Istilah toksemia. Cara mengatasi toksemia ini adalah dengan detoksifikasi menggunakan herba yang betul-betul alami.

b. Ketidakseimbangan suhu

Ketidakseimbangan suhu pada tubuh seseorang, baik suhu badan menurun atau bertambah disebabkan sistem urinasi yang bermasalah. Selain itu juga berhubungan dengan sistem hormonal tubuh tidak seimbang yang akan menyebabkan metabolisme tubuh secara menyeluruh mengalami masalah.

Masalah suhu diselesaikan dengan penggunaan herba diuretik, yaitu herba yang bisa melakukan proses penyeimbangan tuhu melalui proses pembuangan cairan tubuh.

Artikel terkait: Khasiat Buah Ciplukan untuk Kesehatan

c. Ketidakseimbangan angin

Ketidakseimbangan angin di dalam tubuh berawal dari terjadinya penumpukan fases di dalam usus besar sehinga. tubuh mengalami auto-intoksikasi. Yaitu tubuh mengalami proses meracuni dirinya sendiri. Racun yeng dimaksud adalah gas hasil fermentasi dari feses yang tidak terbuang tersebut.

Masalah angin angin diselesaikan dengan herbal yang bersifat karminatif, yaitu herba yang bisa mengeluarkan angin dari tubuh

d. Ketidakseimbangan pikiran

Ketidakseimbangan pikiran yang dialami seseorang akan menyebabkan tubuh menaeluarkan berbagai jenis hormon yang akan melemahkan sistem Imunitas. Diantaranya hormon adrenalin dan nonadrenalin, hormon kortisol. hormon steroid, dan sebagainya.

Jika pikiran mulai terganggu maka terapi yang digunakan adalah melalui pengobatan yang menyeluruh (total healing). Diawali dengan penguatan spiritual, yaitu sepenuhnya yakin bahwa Allah SWT adalah Dzat yang Maha Mengatur semua yang ada di dunia termasuk urusan yang sedang difikirkan. Keyakinan ini akan melahirkan ketenangan, sehingga seseorang dapat berfikir dengan baik.

Baca juga : Begini Cara Aman dan Sehat Minum Kopi

Selain itu juga diiringi dengan mengkonsumsi herba-herba pilihan yang banyak mengandung mineral serta vitamin C mega dosis dan herba yang bersifat sedative (menenangkan).

Dalam pengobatan herba tindakan untuk mengembalikan kondisi tubuh akibat faktor-faktor di atas dikenal dengan proses detoksikasi: cleansing (pembersihan) dan balancing (penyeimbang). Proses cleansing dan balancing akan menyebabkan tubuh kita menjadi harmoni.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel