Iklan Atas Artikel

Tinjauan Ilmiah Mengapa Setelah Kencing Dianjurkan Berdehem


Mungkin anda bertanya: Mengapa harus Mengurut, berdehem dan mengginjitkan kaki kiri serta memegang kemaluan saat BAK?

Sebelum menjawab pertanyaan diatas terlebih dahulu akan saya angkat kisah yang termuat dalam hadits shahih. Bahwa suatu hari Nabi Shallallohu 'alaihi wasallam lewat di depan dua kuburan. Lalu beliau bersabda: "Sesungguhnya kedua orang yang dikubur itu sedang disiksa, dan penyebab mereka disiksa bukan karena dosa besar, walaupun bukan dosa besar tetapi adzabnya seperti karena berbuat dosa besar. Lalu beliau menyebutkan alasan kenapa mereka disiksa dialam kubur, yang pertama dikarenakan semasa hidup didunia gemar mengadu domba. Adapun orang yang kedua disebabkan tidak membersihkan bekas air kencingnya."

Hadits diatas dengan mudah bisa kita fahami bahwa membersihkan dan menjaga diri dari najis adalah satu hal yang penting, karenanya dalam hadits lain secara tegas Rosululloh bersbda:

Arti: "Bersihkanlah diri kalian dari air kencing. Karena sesungguhnya kebanyakan siksa kubur berasal darinya.

Berangkat dari keterangan hadits diatas maka sudah semestinya kita berhati hati dalam menjaga diri dari najisnya air kencing. Baik dengan membersihkan bagian tubuh yang terkena kencing atau menuntaskan sisa air kencing.

Diantara metode yang bisa digunakan dalam rangka menuntaskan sisa air kencing adalah dengan membersihkan area kandung kemih sampai bagian utera dengan cara berdehem dan mengurut kemaluan saat buang air kecil. Imam Ghazali berkata dalam kitab bidayatul hidayah:
“Arti: Dan hendaknya kamu menuntaskan air kencing dengan berdehem dan disentil sebanyak tiga kali, serta mengurutkan tangan kiri dari bagian bawah batang kemaluan.

Mari kita bahas kenapa setelah kencing kita perlu melakukan pengurutan, berdehem dan menggijit.

Apakah dengan menyalurkannya saja tidak dapat memastikan semua urine keluar dengan tuntas?

Baiklah sebelum kita bahas lebih jauh ada baiknya kita pahami terlebih dulu mengenai Anatomi saluran kemih dalam tubuh manusia, bahwa saluran kemih meliputi: Ginjal, Ureter, Kandung kemih dan Uretra.

Selanjutnya, ketika kita melalukan BAK memang tidak dapat di pastikan bahwa urine telah keluar semua dengan baik, mungkin saja ada yang tersisa yang mengakibatkan bathalnya wudhu'. Kenapa?

Pertama, Pada bagian kandung kemih ini berbentuk seperti mengerut, dan juga memiliki saluran yang kecil, dan di lengkapi otot-otot yang kuat, sehingga apabila kurangnya tekanan saat BAK bisa saja urine terhambat dan tersisa yang mengakibatkan BAK tidak puas dan bisa keluar sendiri jika ada gerakan, yang mana nantinya waktu solat bisa keluar sendirinya pada waktu sujud, ruku' atau gerakan yang menekan.

Kedua, Pada uretra, ini juga memiliki saluran yang sangat kecil sekali dengan tekanan saat BAK saja tidak dapat memastika keluanya sisa-sisa urine keseluruhan, karena saluran yang sempit butuh tekanan yang lebih kuat agar dapat tersembur dengan lancar.

Nah untuk penanganan Hal ini di butuhkan tirik ataupun metode yang terbukti dapat mengeluarkan urine yang tersisa. Yakni dengan melakukan tiga hal berikut:

Berdehem, membatuk: Apa manfaatnya? Hal ini dapat mengeluarkan sisa urine, karna dengan berdehem atau membatuk dapat memberikan tekanan pada area perut yg mendorong kebawah hingga pada saluran kandung kemih, nah pada tekanan tersebut bisa membuka saluran pada Kandung kemih, dan dapat mengeluarkan sisa-sisa urine tersebut.

Memijat perut dan menekan dengan cara mengginjit kaki kiri, nah hal ini juga sama memberikan tekanan pada area perut yang dapat membuka saluran kandung kemih menuju uretra.

Memegang uretra/batang saat BAK pda laki-laki, Hal ini bertjuan agar saluran urine dapat berjalan lancar, karna pada uretra laki berbentuk berkelok kelok, tidak seperti wanita karna salurannya yang pendek, didalam dan agak miring.

Manfaat pengurutan pada Uretra, hal ini dilakukan agar sisa urine pada saluran yang sempit ini bisa keluar, dilakukan pengurutan disebebkan saluran pada uretra laki-laki yang berkelok dan sangat sempit, yg tidak menutup kemungkinan urine tertinggal didalamnya. Sedangkan pada wanita cukup membersihkan area yang nampak dari luar.

Nah setelah kita ketahui mengenai perlunya melakukan metode tsb. Ada baiknya juga kita mengenali apa sich sebab utama keluarnya urine tidak tuntas selain dari anatominya???

Ternyata banyak juga sebab kenapa urine terjadi tidak tuntas. Mulai dari hal biasa hingga hal yang serius. Berikut:
  • Dehidrasi
  • Pemakaian obat-Obatan tertentu
  • Pembesaran kelenjar prostat jinak atau bening prostatic hyperplasia (BPH)
  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Gangguan psikpsikologi
  • Kerusakan saraf
  • Gangguan pada kandung kemih dll.

Lalu bagaimana cara mengatasi gangguan-gangguan diatas? Hal yang dapat di lakukan adalah:
  • Melakukan metode di atas
  • Minum 2 liter/hari
  • Tidak menahan untuk BAK
  • Mengelola sterss
  • Mengatur suhu ruangan yg sesuai
  • Tidak mengenakan pakaian dalam yang ketat
  • Olahraga kegel
  • Olahraga teratur 30-45 menit/hari minimal 3 x seminggu
  • Mengurangi minuman berkafieen, 2cangkir/hari.
  • Istinja' dari kubul ke dubur
  • Jangngan malu terlalu lama di toilet/kamar mandi untuk menuntaskan BAK
  • Konsultasikan ke dokter terdekat, untuk penentuan diagnosa.
  • dll.

Nah, ternyata tidaklah sulit untuk menangani air kencing yang tidak tuntas ya? Dan ini juga bukti betapa praktis dan lengkapnya metode dan trik yang di ajarkan bagi kita pemeluk agama islam. Maka beruntunglah atas ilmu dan hidayah yang Alloh curahkan untuk kita. Semoga kita tetap istiqamah dan bangga dengan keislaman kita. Aamiin. Demi kemaslahatan dan kkesehatan bersama jangan segan-segan untuk membagikan artikel ini kepada yang lainnya. Terima kasih. Barokallohu fiikum

Oleh: Yuman

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel