Iklan Atas Artikel

Milyarder Jack Ma, Derita Kanker Dirinya dan Keluarganya Tak Mampu Terbeli


Sungguh ini adalah hal menyedihkan yang menimpa Milyarder Jack Ma, pendiri Alibaba. Sebuah episode kehidupan yang patut menjadi bahan perenungan.

Siapa yang tidak kenal dengan Ali Baba, sebuah perusahaan e-commerce raksasa kelas dunia adalah perusahaan yang telah dibesarkan olehnya.

Meskipun pada suatu ketika Ma Yun alias Jack Ma memutuskan mengumumkan pengunduran dirinya alias pensiun dari perusahaanya.

Betapapun Jack Ma tetaplah sosok di balik kejayaan Alibaba. Perusahaan e-commerce yang berdiri di China pada tahun 1999 itu tercatat memiliki valuasi sekitar USD420 miliar atau setara dengan Rp 6.090 triliun (kurs Rp14.500 per dolar Amerika Serikat)

Keputusan ini menimbulkan banyak pertanyaan dan spekulasi terhadap Jack Ma?

Keberhasilan Alibaba membuat Jack Ma orang yang amat kaya. Namun, Anda mungkin tidak tahu bahwa dibalik semua keberhasilan yang telah dia capai sebenarnya tersirat kepedihan hati dan penderitaan, yang mungkin, dia lebih menderita dibanding Anda.

Dia memiliki dua anak dan satu istri.

Namun,

1. Putranya meninggal karena kanker otak pada usia 22 tahun.

2. Putrinya menderita Penyakit jantung.

3. Istrinya menderita Kanker Payudara.

4. Jack Ma sendiri menderita kanker dubur.

Asetnya 36 Miliar dollar AS atau setara dengan Rp 533 Trilyun. Beliau dicemburui oleh siapa pun. Banyak orang iri dengannya.

Kalau uang dapat untuk "membeli kesehatan", kira kira berapa besar Jack Ma bersedia membayarnya??

Tetapi saya percaya, bahwa sekarang Jack Ma lebih iri kepada anda dan saya memiliki anggota keluarga yang sehat!

Putranya bernama Ma Yankun, dan putrinya bernama Ma Yuanbao.

Putranya lahir pada tahun 1992 dan meninggal karena kanker otak pada tahun 2014.

Beberapa tahun yang lalu, anak perempuan Jack Ma, yang lahir di Hong Kong diketahui menderita penyakit jantung bawaan (congenital heart disease)

Satu-satunya wanita paling kuat di belakang Jack Ma, yaitu istrinya : Cathy Zhang (Ma Zang Yun), namun ternyata juga ditemukan menderita kanker payudara.

Pada akhirnya, bahkan Jack Ma sendiri juga di diagnosis menderita kanker dubur (Colorecral Cancer) pada beberapa tahun yang lalu.

Keluarganya terdiri dari empat orang termasuk dirinya, ternyata ditakdirkan mempunyai hidup yang rapuh dan harus berhadapan dengan penyakit!

Atas kondisi ini tentu saja kita ikut bersimpati kepada keluarga Jack Ma!

Maka berbahagialah kita yang memiliki keluarga yang sehat...

Kita juga sangat kagum akan semangat dan dedikasi dari seorang Jack Ma (alias Ma Yun) yang tidak pernah menyerah dalam menghadapi tantangan hidupnya.

Pada saat yang sama, kita harus memahami kebenaran ini:

KESEHATAN adalah aset paling berharga yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Bahkan jika Anda memiliki banyak uang, Anda tetap hanya bisa makan tiga kali sehari...

Bahkan jika Anda berada di daerah yang lebar dan luas, Anda hanya butuh ruang tidur sebesar 2 meter di malam hari...

Karena itu, walaupun semua orang harus bekerja keras, tetapi tetap harus menjaga kesehatan tubuhnya.

Uang, reputasi, jabatan, dan status sosial adalah semua hal yang terlihat di luar saja tapi pesan Jack Ma: " Janganlah menukar hidup kita, hanya demi uang.."

"Janganlah kita khawatir akan hari esok!"

Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan dan Tubuh itu lebih penting daripada pakaian?"

Lihatlah.. burung-burung di udara... bukankah kita jauh melebihi burung burung itu? Siapakah diantara kalian yang karena kekhawaatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya ?

Maka carilah dahulu Kerajaan Allah dan Kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah khawatir akan hari esok, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi hari esok.

Maka dari itu tetaplah Istiqomah utk terus berdo'a dan selalu bersyukur atas nikmat Allah.. Bukalah lembaran harian kita dgn do'a dan Sabda-Nya sebagai pegangan hidup kita.

Jangan lupa, Setiap hari kita membuka hari baru dengan do'a dan ucapan syukur kepada-Nya.

Tetap Semangat kawan dalam menjalani kehidupan. Karena hidup dan mati sudah ada yang mengatur. Tugas kita mempersiapkan diri menunggu sampai waktunya tiba.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel