Iklan Atas Artikel

Kisah Mengharukan Ustadz Ja'far Umar Thalib -Rahimahullahu Ta'ala-

Kisah Mengharukan Ustadz Ja'far Umar Thalib

Kepergian seorang mujahid Ustadz  Ja'far Umar Thalib menyisakan banyak cerita. Pengorbanan dan perjuangannya untuk Indonesia dan ummat islam tidak diragukan lagi. Berbagai peristiwa besar yang terjadi di Indonesia kerap menyeret namanya. Wajarlah jika kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi kaum muslimin Indonesia.

Salah satu kisah perjalanan hidup beliau yang patut dikenang adalah sikap ramah dan baik hatinya kepada siapapun. Berbeda sama sekali dengan stigma negatif yang selama ini disematkan untuknya.

Artikel terkait: Mengenal Sosok Gus Baha Ahli Tafsir yang Bersahaja

Ustadz Ja'far Umar Thalib rohimahulloh pernah bercerita bagaimana beliau bisa mendapatkan rumahnya yang di degolan.

Awal mulanya rumah tersebut adalah tempat berkumpulnya para pelaku maksiat yang kemudian meninggalkan rumah itu karena disampingnya didirikan masjid. Sehingga rumah menjadi kosong. Agar rumah tersebut tidak di jadikan tempat maksiat lagi maka tinggallah ustadz ja'far. Dengan status pinjam rumah.

Suatu hari datanglah seorang bapak2 yang dandanannya kumal kotor, datang mengucap salam. Setelah dijawab salamnya, orang tersebut dipersilahkan masuk oleh ustadz. Orang itu heran "jadi saya boleh masuk?" "Iya boleh" Kata ustadz ja'far. "Ya kalau kamu mau bertamu boleh masuk". " Saya bertanya demikian karena kesana kemari sering di usir" kata orang tersebut.

Kemudian orang tersebut masuk dan menceritakan kisahnya. Dulu dia seorang pengusaha kaya raya. Tapi kemudian bangkrut dan tidak tahu lagi harus bagaimana. Sehingga akhirnya menggelandang kesana kemari. Hingga sampailah dia di rumah ustadz.
Kemudian sama ustadz dinasehati banyak sekali. Dan selanjutnya diajak makan siang. Orang itu heran dan lagi2 mengatakan "jadi saya boleh makan siang?" Kata ust. "Iya boleh".

Setelah itu ustadz tanya ke istrinya, ada uang berapa, kata istrinya cuman ada 20 rb (20 rb waktu itu beda nilainya dgn sekarang) dan ini utk makan kita. "Uang itu mau saya berikan ke orang tsb" ujar ustadz.

Setelah diberi uang, orang itu menangis sejadi-jadinya dan mengatakan uang ini banyak sekali. Kemudian dia pamit.

Setelah sekian lama kejadianitu. Rumah yang ditempati ustadz mau diminta sama pemiliknya. Dan hari itu adalah batas waktu terakhir ustadz menempati rmh tersebut. Padahal belum ada uang utk pindah, akhirnya beliau sholat dhuha dan berdoa.

Siang harinya ada orang datang pakai BMW, bertamu. Ustadz tidak kenal orang tsb, Setelah cerita kesana kemari orang tersebut bertanya, "ustadz apa mau rumah ini ?" Ustadz Ja'far menjawab, "ya kalau saya ada uang saya akan membelinya"

Setelah melanjutkan obrolan, org tsb pamit. Berapa lama kemudian ada notaris datang meminta tanda tangan ustadz untuk surat kepemilikan rumah yang ditempati sekarang.

Dan notaris tersebut cerita, yang membayar rumah ini adalah orang yang dulu pernah bangkrut tapi tetep diterima baik oleh ustadz.

Subhanallah. Kini giliran ustadz yang menangis sejadi-jadinya.

Kata ustadz "dulu saya membuat dia menangis, adapun sekarang saya dibuat menangis oleh dia".
Itulah sekelumit kisah hidupnya Ustadz Ja'far Umar Thalib yang penuh hikmah. Semoga Alloh merahmatinya dan menerima amal baiknya. Dan menempatkannya ditempat terbaik.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel