Iklan Atas Artikel

Unik Gadis Cantik Kembar Empat Dari Palestina Semua Hafal Quran dan Meraih Nilai Tertinggi yang Sama


Nyongmart.com- Memiliki anak kembar 4 tidaklah aneh, bahkan ada yang kembar lebih dari empat. Namun di Wilayah jajahan israel anak kembar empat ini unik. Mengapa unik? Sebagaimana yang dilansir aljazeera.net keempat gadis cantik asal Palestina ini bukan hanya serupa pada fisiknya namun juga serupa dalam berbagai prestasi di sekolahnya.

Anak dari seorang ibu Najah Syannathi (55 tahun) ini berhasil meraih nilai tertinggi di sekolah SLTA Abu Bakar Ashidiq di Sharbahair utara al-Quds. Masing-masing Daima, Dina, Sauzan dan Razan mendapat nilai rata-rata pada ujian kelulusannya dengan nilai 93,9, 92,1, 91,4 dan 91,1.

Selain itu Daima, Dina, Sauzan dan Razan kerap memiliki kesamaan dalam segala halnya termasuk kecenderungannya dalam keilmuan. Rahasia dari kecerdasan keempat anak ini adalah saat masa penyusuan yang tepat. Ibunya menuturkan jika Daima dan Dina menyusu selama 4,5 tahun, adapun Sauzan dan Razan hanya menyusu 1 tahun saja.

Jika pada umumnya anak kembar sebatas mirip di wajahnya saja berbeda dengan empat anak ini hampir serupa dalam hal kecerdasan, akhlak dan kepribadian lainnya. Ibunya menuturkan kesamaan itu dirasakan semenjak dalam kandungan.

Keistimewaan lainnya ke empat anak kembar ini mendapat prestasi yang sama semenjak masa kanak-kanak. Beberapa piagam penghargaan dari sekola telah memenuhi dinding rumahnya.

Keunikan lainnya semasa kecil ibunya memberi tanda kepada empat anaknya dengan gelang warna-warni ditangannya untuk membedakan satu sama lainnya. Namun saat ini sudah tidak dibutuhkan lagi karena dengan mendengar suaranya dari kejauhan juga sudah bisa membedakan.

Najah menuturkan keempat anak kembarnya lahir setelah anak pertamanya yang berumur 4 bulan meninggal dunia. Oleh karena itu saat hamil dokter menyarankan agar kedua dari empat janin dirahimnya agar digugurkan demi keselamatan. Namun ibunya menolak hingga keempatnya lahir dengan selamat dalam usia kehamilan 7 bulan.

Sebagai anak kembar keempatnya kerap mengalami sakit bersama, main bersama, dan selalu berpakaian yang sama. Selain itu pendidikan keempatnya juga dianggap mudah karena sifat ketenangannya.

Pada saat kecil keempatnya terbiasa mengaji di masjid dekat rumahnya untuk menghafal al-Qur'an dan sebagai hadiah ibunya membelikan baju kembar untuk shalat.

Dina mengatakan perjalanan menghafal Qur'an nya sudah dimulai semenjak masuk di markaz tahfidzul Qur'an Abdullah bin Mas'ud pada usia 13 tahun dan menyelesaikan hafalanya disusia 17 tahun.

Empat gadis cantik ini menyelesaikan hafalnnya di usia 17 tahun. Dina menyebutkan prestasi akademik yang diraihnya tidak lepas dari berkah menghafal Qur'an. Selain itu keempat gadis kembar ini juga menyukai bahasa arab.

Saat wartwan dari aljazeera.net mewawancarai keempatnya selalu menjawab dengan serempak sambil tersenyum manis. Sauzan mengatakan " Tidak mengapa kami menjawab serempak memang kami satu orang"

Keempat gadis ini berharap agar bisa melanjutkan kuliahnya dan mendapatkan bea siswa di fakultas yang mereka inginkan, yaitu jurusan kedokteran dan arsitek di perguruan tinggi yang ada di Palestina.

Tinggal disebuah desa di Umm Thuba selatan al-Quds, keempatnya memiliki kesukaan warna yang sama yaitu hitam, makanan favorit juga sama yaitu kebab. Selain itu mereka biasa main sepak bola dan voli. Mereka juga suka ziarah ke masjidil aqsa sebagai tempat yang paling disukainya.

Diakhir wawancaranya gadis kembar empat ini punya mimpi bisa keliling dunia. Razan menyampaikan keinginannya bisa menginjakan kakinya di kota Negara impiannya yaitu Turki dan Italia. Berbeda dengan Razan Dima untuk suatu saat bisa berkunjung ke Swis pungkasnya. [Aljazeera.net]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel