Iklan Atas Artikel

Biografi Gus Miftah, Dai Kaum Marjinal Yang Sangat Inspiratif


Namanya makin dikenal orang pasca menuntun Deddy Corbuizer bersyahadat. Seorang pendakwah yang sederhana dan apa adanya. Berbeda dengan para da'i pada umumnya, sosok da'i yang satu ini memilih dakwah dikalangan marjinal. Warung remang-remang hingga klub malam adalah sasaran dakwahnya. Berpindah-pindah dari satu tempat ketempat lainnya. Merasakan kehidupan dunia malam orang-orang marjinal berharap akan ada secercah cahaya menuntun mereka merengkuh hidayah-Nya.

Biografi Gus Miftah

Mengutip keterangan dari wikipedia.org, Nama lengkap gus Miftah adalah Miftah Maulana Habiburrahman. Namun beliau lebih dikenal dengan panggilan Gus Miftah. Pria kelahiran Lampung 05 Agustus 1981 ini memiliki seorang istri yang sholehah yang terkadang mendampingi perjalanan dakwahnya. Sempat kuliah di salah satu kampus di Jogjakarta gus Miftah kerap menggunkan bahasa jawa dalam dakwahnya.

Perjalanan dakwahnya

Awal mula namnya dikenal publik adalah saat salah satu video rekaman pengajiannya disebuah cafe di Bali diunggah ke medsos. Video itu menjadi viral lantaran beliau berdakwah di sebuah club malam atau diskotik. Menjadi pemandangan yang tak lazim bagi masyarakat indonesia dakwah di diskotik. Sebelumnya beliau tidak mau mempublikasikan kegiatan dakwahnya ke publik namun atas permintaan seseorang beliaupun menyetujuinya. Namun jauh-jauh hari sebelum terkenal beliau sudah berdakwah sejak usia 21 tahun atau tepatnya pada tahun 2000-an. Bermula dari keluhan para pekerja cafe yang kesulitan mendapatkan akses untuk menuntut ilmu. Gus Miftah bersama dengan temannya memberanikan diri dakwah di kalangan marjinal. Saat berdakwah gus Miftah biasa menggunakan biaya sendiri. Seperti transportasi dan sewa hotel. Seiring berjalannya waktu gus Miftah mendirikan sebuah pondok pesantren di daerah Sleman dengan nama Ora Aji yang artinya tidak berarti.

Tampil di televisi

Kerap mengenakan kaca mata hitam gus Miftah Selalu tampil energik dalam setiap moment. Bermula dari videonya yang viral di medsos, membuat seorang host acara talk show hitam putih Deddy Corbuzier penasaran dengan gus Miftah Dan sampai akhirnya untuk pertama kalinya gus Miftah tampil diacara hitam putih yang dipandu oleh Deddy Corbuzier. Dan dari sinilah awal mula ketertarikan Deddy Corbuzier pada Islam yang mengantarkannya menjadi muslim.

Mengislamkan satu kelurga di Belanda

Perjalanan dakwah yang dilakukan gus Miftah tidak hanya di Indonesia. Metode dakwah yang santun dan menyentuh hati membuat banyak orang menggemarinya. Tak ayal undangan dakwahnyapun kini datang dari mana-mana. Salah satu kesempatan dakwah yang beliau lakukan adalah saat memenuhi undangan salah satu keluarga keturunan Indonesia yang tinggal di Belanda. Dan pada saat itu juga keluarga tersebut dengan jumlah anggota lima orang semuanya masuk islam dengan bimbingan Gus Miftah.

Dilaporkan polisi

Pria dengan ciri khas memakai blankon dan rambut gondrong dalam dakwahnya juga pernah dilaporkan polisi. Hal ini lantaran dakwahnya di cafe dan klub-klub malam dianggap melecehkan agama. Menanggapi laporan tersebut gus Miftah tidak khawatir dan mempersilahkan kepada pihak pelapor sebagai haknya.

Pelajaran berharga

Mencermati biografi dan perjalanan dakwah gus Miftah, mestinya menyadarkan kita bahwa dakwah islam mestinya disampaikan dengan hikmah dan nasehat yang baik. Agar mudah diterima oleh semua kalangan. Selain itu dakwah juga harus menyentuh keseluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya di masjid-masjid maupun di Pondok pesantren saja. Namun kalangan marjinal juga membutuhkan sentuhan dakwah. Pelajaran lainnya bahwa tantangan dakwah sudah pasti ada. Sebaik apapun dakwahnya tidak semua orang akan menerimanya begitu saja. Tetap sabar dan tawakkal inilah yang diajarkan gus Miftah kepada kita. Menghargai orang lain apapun latarbelakangnya. Karena akwah adalah mengajak bukan untuk menghakimi. Semoga Alloh selalu menjaganya. Aamiin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel