Iklan Atas Artikel

4 Tips Kelola Keuangan Rumah Tangga Berkah Dengan Basis Sedekah


Mengatur keuangan keluarga bisa dibilang gampang-gampang susah. Butuh strategi dan konsistensi. Sebanyak apapun penghasilan yang anda alokasikan untuk keluarga jika tidak dikelola dengan baik dan benar akan habis sebelum waktunya. Dan sering kali mengalami defisit di akhir bulan bukan karena sedikitnya namun salah dalam mengelola keuangan. Nah tentu kita tidak ingin menambah beban dengan pinjaman. Karena ini memang bukan solusi. Yang perlu anda lakukan adalah memperbaiki manajemen keuangan anda. Agar masalah defisit anggaran tidak menimpa anda.

Berikut ini adalah tips sederhana yang bisa anda lakukan untuk mengelola keuangan secara efektif dan tepat dengan basis sedekah.

1. Giving

Saat anda menerima gaji atau pendapatan bulanan atau mendapatkan keuntungan dari penjualan apa yang terpikirkan oleh anda? Liburan, makan-makan? Semoga tidak. Ada satu hal yang jauh lebih bermanfaat untuk anda lakukan saat anda mendapatkan uang atau keuntungan. Yaitu giving, ya sedekah berbagi dengan orang lain. Tentu tidak asing bagi anda seorang muslim mengenai anjuran bersedekah dan berbagai keutamaannya. Hanya saja terkadang kita lupa melakukannya.

Sekarang kita sepakat bahwa sedekah harus diutamakan saat kita mendapatkan rizki. Hanya saja berapa prosentasi yang kita anggarkan untuk sedekah? Coach Arif Abu Syamil mengungkapkan bahwa prosentasi sedekah yang kita keluarkan sebesar 10% dari penghasilan. Woow kegedean nih? Coba kita hitung saja. Jika penghasilan kita perbulan 10.000.000 berapa 10%-nya? Ya betul sekali 1.000.000. Lalu berapa sisa uang yang kita miliki masih 9.000.000 masih banyak kan? Jadi dengan sedekah 10% itu tidak akan mengurangi uang yang kita. Dan yakinlah sesuai janji-Nya pasti akan mendapat ganti lebih baik.

Sesuai dengan judul artikel ini kelola keungan dengan basis sedekah. Oleh karena itu prioritas untama saat mendapatkan omset yang kita dahulukan adalah sedekah.

2. Saving

Salah satu faktor penyebab defisit yang menimpa keuangan rumah tangga adalah buruknya manajemen dan tidak adanya upaya prefentif untuk menghadapi krisis yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Nah saving salah satunya. Kita sering menggunakan aji mumpung saat memiliki uang. Belanja sana - sini, beli ini - itu tanpa perhitungan dan memikirkan kesudahannya. Alhasil ketika keungan menipis sebelum waktunya kita mengeluh dan menyesal. Ini yang sering terjadi. Lalu bagaimana solusinya?

Untuk mengatasi terjadi inflasi keuangan keluarga adalah dengan menabung. Ya betul sekali menabung menjadi solusi keuangan anda di saat darurat. Prosentasi yang kita alokasikan juga tidak harus besar. Asalkan konsisten maka akan berhasil. Coach Abu Syamil kembali menyampaikan dalam seminarnya bahwa prosentasi Tabungan yang kita anggarkan dari penghasilan adalah sebesar 10% saja. Nampaknya nilai 10% kecil namun jika bisa kita jalankan dengan konsisten maka ini bisa menjadi perisai badai keungan yang datang sewaktu-waktu.

3. Investasi

Berbeda denga point diatas coach Abu Syamil menjelaskan bahwa jumlah pasti berapa persen yang harus diinvestakian tidak ada batasan. Hal ini mungkin berbeda dengan perhitungan pakar ekonomi pada umumnya yang menentukan besaran jumlah investasi sebesar 20% dari penghasilan.

Alasan tidak ada batasan tertentu dalam berinvestasi tentu karena kondisi keuangan satu orang dengan yang lainnya berbeda. Maka bagaimana caranya silahkan alokasikan dana untuk investasi secukupnya saja dan sesuaikan dengan kebutuhan lainnya. Hal ini agar tidak membebani keuangan anda.

4. Kebutuhan Primer

Setelah tiga kebutuhan diatas anda penuhi sisanya adalah digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer anda. Seperti kebutuhan sehari-hari, biaya sekolah dan kebutuhan primer lainnya yang tidak bisa anda abaikan.

Meskipun anggaran untuk kebutuhan primer menempati urutan terakhir dalam mengelola keuangan anda. Biasanya alokasi untuk kebutuhan ini lebih besar dari yang lainnya.

Baca dan simak : Peluang Usaha yang Bisa Anda Jalankan Menjelang Hari Raya Idul Adha

Nah itulah penjelasan seputar cara cerdas kelola keungan dengan basis sedekah. Karena dari sedekah inilah harta anda akan menjadi berkah. Dan jangan takut miskin karena sedekah. Semoga Alloh karunikan kepada kita harta yang melimpah lagi berkah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel