Iklan Atas Artikel

Hii Ngeri, 10 Benda Ini Menjadi Sarang Kuman Paling Favorit Dirumah, Jauhkan Anak Anda!


Memiliki anak yang sehat adalah dambaan semua orang tua. Bahagia jika melihat anak-anak selalu ceria. Selain perawatan dari orang tua, kesehatan anak juga didukung dengan kebersihan dan kesehatan lingkungannya, yaitu rumah tempat tinggalnya. Tahukah bunda, ternyata rumah yang secara kasat mata terlihat bersih ternyata ada beberapa benda yang menjadi tempat berkembangnya kuman. Dan bahayanya lagi ternyata benda tersebut mudah dijangkau oleh anak-anak kita, bahkan sebagiannya menjadi barang mainan dan kesukaannya.

Mungkin bunda sudah tahu ya, proses penyebaran kuman itu lewat apa saja. Betul sekali, ada dua cara penyebaran kuman yang paling mudah dan cepat. Pertama melalui tangan. Tangan menjadi media paling efektif penyebaran kuman. Bahkan setiap dua tangan terdapat lebih dari 5 ribu kuman. Memang tidak semua kuman atau bakteri berbahaya, bahkan sebagiannya justru dibutuhkan oleh manusia. Kedua kuman bisa menyebar melalui benda-benda yang ada disekitar kita. Tetap waspada sekalipun benda terlihat bersih, kuman paling mudah menyebar melalui benda-benda tersebut.

Hebatnya lagi makhluk-makhluk mikroskopik ini mampu bertahan hidup di permukaan benda mati sampai minimal 6 jam sampai 7 hari di suhu ruangan. Ketika Anda menyentuh permukaan suatu benda, secara otomatis mereka akan ikut berpindah ke tangan. Bagaimana dengan anak bunda, tanpa sadar setelah itu malah menyentuh wajah, mengucek mata, mengelap bibir, dan melakukan hal lainnya yang berpotensi menyebarkan kuman ke bagian tubuh lainnya. Jadi ngeri ya?

Apa saja benda-benda disekitar rumah yang menjadi sarang bertumbuhnya kuman? Berikut ini setidaknya 10 macam benda yang mudah dan sering dijangkau anak-anak, yang berpotensi menjadi sarang kuman.

1. Kunci

Hampir setiap rumah ada kunci. Entah kunci pintu rumah, kunci lemari maupun kunci kendaraan. Kunci benda yang paling sering dipegang oleh setiap orang. Bergantian dari satu tangan ketangan yang lain. Padahal kita tidak bisa memastikan tangan orang lain telah bersih dari kotoran dan kuman. Maka kunci merupakan benda yang paling efektif mengantarkan kuman. Solusinya jauhkan kunci dari tangan anak kita, terlebih jika masih balita.

2. Tombol saklar

Hampir sama dengan kunci, tombol saklar menjadi benda yang paling mudah menyebarkan kuman. Kenapa? Tanpa peduli tangan kita bersih apa tidak biasanya kita akan pencet tombol saklar sesuka kita. Padahal anak sangat tertarik dengan benda ini untuk dinadikan mainan. Solusinya bagaimana? Buatlah tombol saklar yang tinggi agar tidak terjangkau anak-anak. Kemudian berilah pengertian kepada anak tentang bahaya bermain tombol saklar.

3. Gagang pintu rumah

Yang tidak kalah berbahayanya adalah gagang pintu rumah. Entah berapa kali buka dan tutup pintu rumah kita dalam sehari. Padahal bisa saja tangan anda habis memegang sampah dan benda kotor lainnya. Untuk meminimalisir kuman digagang pintu ada baiknya dicuci secara berkala dengan alkohol.

4. Gagang pintu kulkas

Kulkas menjadi benda kesukaan anak-anak. Apalagi jika simpanan es krimnya banyak. Anak bolak balik buka tutup pintu kulkas. Padahal bunda sering kali habis dari dapur masak daging tanpa cuci tangan terlebih dahulu langsung buka kulkas. Jika ini terjadi berulang kali tanpa sering diseterilkan akan berbahaya bagi anak-anak.

5. Remote

Benda yang satu ini akan mudah sekali kita jumpai disetiap rumah. Remote, yang paling banyak adalah remot tv. Sudah menjadi kebiasaan menyalakn tv dengan remot. Dalam satu keluarga remot bisa berpindah-pindah tangan tanpa perhitungan. Tangan yang sudah pasti tidak terjaga kebersihannya. Sambil ngemil sambil makan pegang remot. Anak menjadi korban utama penyebaran kumannya. Solusinya, kurangi menonton tv menggunakan remot, bersihkan remot dengan tisu yang diberi alkohol. Lalu keringkan.

6. Karpet

Karpet menjadi alas saat bermain bagi anak-anak dan keluarga. Anak suka sekali berlama-lama diatas karpet sambil duduk, berbaring dan aktifitas lainnya. Karena sebagai tempat umum siapapun menggunakannya. Padahal tidak jarang saat menginjakan kaki diatas karpet dalam kondisi kotor. Padahal durasi waktu bermain anak-anak diatas karpet sangat lama. Maka sering-seringlah bersihkan karpet dengan dicuci maupun disesot debunya.

7. Boneka

Siapa yang tidak suka boneka. Hampir semua orang tua muda suka boneka. Bentuknya yang lucu dan teksturnya yang lembut. Membuat boneka sangat akrab jadi teman bermain. Tidak jarang anak-anak tidur dengan ditemani boneka. Dengan dipeluk, didekap, dicium atau dengan apa saja. Padahal jika kita perhatikan ternyata boneka menjadi benda yang paling disukai bakteri. Hal ini disebabkan karena kurangnya perawatan dan menjaga kebersihan boneka. Sementara intensitas interaksinya sangat sering. Maka rutinkanlah untuk dicuci dan dijemur dibawah terik matahari langsung.

8. Handphone (HP)

Saat ini HP sudah menjadi barang mainan yang siapa saja bisa memiliki. Sekalipun hp adalah barang pribadi yang sangat jarang dipegang orang lain. Namun HP menjadi sarang kuman paling mengerikan. Bayangkan saja saat ini segala aktifitas kita selalu ditemani dengan HP. Saat makan, saat bekerja bahkan masuk WC juga bawa HP. Sebuah penelitian di Inggris menyebutkan, HP lebih kotor 10 kali lipat dari toilet. Bagian yang paling banyak jumlah kumannya adalah bagian layar, tombol home dan bagian belkang ponsel.

9. Keyboard laptop dan komputer

Tidak banyak yang tahu, ternyata keyboard laptop juga menjadi sarang kuman paling favorit. Jari jemari yang memencet tombol menjadi penyebarannya. Mengendap di setiap sela-sela tombol keyboard. Kondisi tangan dan jari yang berkeringat atau lembab memicu perkembangan bakteri dan kuman semakin cepat. Bersihkan sesering mungkin dengan alat pembersih keyboard dan alkohol

10. Uang

Terakhir benda tempat bersarangnya kuman adalah uang. Bahkan dengan uang perpindahan kuman dari satu tangan ketangan lainnya sangat cepat. Bisa dibayangkan bagaimana jika uang yang dipegang anak kita perpindahan dari orang yang habis pegang sampah dan kotoran. Lalu dipegang dalam jangka waktu lama. Maka kurangilah memegangkan uang kepada anak dengan beri dompet untuk menyimpannya. Dompet juga menjadi sarang kuman berikutnya maka jagalah kebersihannya dengan mencuci dan lain sebagainya.

Wah banyak juga ya bunda? Lalu bagaimana solusinya bunda? Langkah yang bisa bunda lakukan adalah membersihkan benda-benda yang berpotensi menjadi media penyebaran kuman tersebut secara rutin dan menggunakan bahan-bahan pembersih yang bisa membunuh kuman. Kemudian selalu membiasakan anak bunda mencuci tangan sebelum makan dan sehabis mainan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel